Wed. Sep 28th, 2022

Wabah Covid-19 sudah berpengaruh besar untuk semua baris usaha, tidak kecuali Usaha Kecil dan Menengah alias UMKM. Banyak usaha mau tak mau stop beroperasi karena tidak punyai cukup dana untuk jalankan operasional usaha. Bila dimisalkan vaksin, modal tambahan ialah booster yang sekarang benar-benar diperlukan beberapa aktor UMKM untuk membikin roda usaha mereka kembali berputar-putar.

Permasalahannya, harus mulai darimanakah? Usaha tingkat UMKM biasanya tidak mempunyai kekuatan keuangan sekeras atau semapan usaha lain dengan rasio semakin besar. Belum juga menimbang keadaan wabah yang serba tidak jelas seperti sekarang ini.

Tenang, tak perlu cemas. Sebetulnya sekarang ini telah banyak jalan mencari modal yang mempermudah beberapa aktor UMKM untuk memperoleh dana tambahan usaha. Yok, kita baca satu-satu!

 

Mendirikan Badan Usaha

Perlindungan secara hukum untuk usaha anda merupakan salah satu hal paling krusial yang harus anda penuhi dalam pendirian usaha. Karena hal ini akan sangat berpengaruh besar dalam kelangsunagan bisnis yang sudah anda rintis dari kecil. Jika anda tidak mau repot anda bisa menghubungi biro jasa https://izinin.id untuk mendapatkan layanan jasa pembuatan pt dengan harga yang sangat terjangkau, proses yang cepat dan layanan yang berpengalaman.

 

Kredit Usaha Rakyat

Credit Usaha Rakyat atau umum dipersingkat KUR ialah program khusus yang dibikin pemerintahan untuk menolong perubahan usaha kecil dan menengah. Program ini ditujukan untuk warga yang mempunyai usaha di bagian kehutanan, industri, pertanian, perikanan, atau kelautan.

Sekarang ini KUR sudah merajut kerja-sama dengan beberapa bank di Tanah Air, terhitung Bank Berdikari, BTN, dan BNI. Pemilik usaha dapat ajukan utang dana sampai Rp500 juta, untuk periode pengembalian atau tenor optimal sepanjang 72 bulan. Bila dibanding dengan program utang modal reguler, bunga yang dikenai termasuk lunak, yaitu sekitaran 7% /tahun.

 

Modal Ventura

Bila KUR dirasakan kurang penuhi keperluan, kamu dapat coba membuat proposal untuk pengajuan modal ventura ke investor. Dalam kesepakatan modal ventura, faksi investor atau kreditur akan memercayakan beberapa dana ke kamu pemilik usaha. Dana itu nanti harus dibalikkan dalam waktu durasi yang sudah disetujui, dengan ditambahkan prosentase keuntungan yang kamu janjikan.

Dari pemikiran kreditur atau investor, modal ventura terhitung investasi yang cukup beresiko. Maka dari itu, pemilik usaha harus membuat proposal usaha yang realitas dan memberikan keyakinan. Lepas dari semua kekurangannya, modal ventura adalah langkah terbaik yang dapat dilakukan seorang aktor UMKM untuk memperoleh modal tambahan.

 

Kredit Tanpa Jaminan

Produk utang yang lain direferensikan untuk beberapa aktor UMKM ialah Credit Tanpa Jaminan atau KTA. Sama sesuai namanya, pengajuan credit ini dapat dilaksanakan tanpa perlu mempertanggungkan asset bernilai. Tidaklah heran bila KTA lalu jadi terkenal antara pemilik UMKM, apa lagi bunga utang yang ditanggung bisa juga disebut cukup berkompetisi.

Sampai tulisan ini dibikin, modal tambahan yang dapat disodorkan lewat program KTA dapat capai optimal Rp300 juta. Jumlah ini tentu saja telah lebih dari cukup buat usaha tingkat UMKM. Sementara untuk tenornya sendiri dapat capai 5 tahun.

 

Kredit Multi-fungsi

Bertolak-belakang dengan KTA, Credit Multi-fungsi malah mengharuskan pemilik usaha untuk ajukan asset bernilai sebagai agunan. Sudah pasti, makin besar nilai asset yang ditanggungkan, karena itu makin besar juga modal tambahan yang dapat didapat.

Dalam scenario bagus, kamu dapat memperoleh utang modal sampai Rp5 miliar dengan tenor capai sepuluh tahun. Tetapi ingat, suku bunga yang diaplikasikan di program Credit Multi-fungsi biasanya semakin tinggi, sekitaran 15% /tahun.