Wed. Sep 28th, 2022

Selain Pondasi, sloof kolom balok plat lantai ring balok pada bangunan merupakan struktur bangunan juga sangat menentukan kekuatan dan kokohnya bangunan sebuah rumah. Untuk struktur bangunan rumah 1 lantai konstruksi strukturnya tentu berbeda degan bangunan rumah 2 lantai. Fungsi struktur secara umum adalah memikul beban bagian bagunan yang ada di atasnya. Untuk lebih jelasnya saya akan mencoba menguraikan mengenai beton kolom, sloof, plat lantai dan ring balk satu persatu berikut fungsinya.

1. Sloof

Sloof adalah jenis konstruksi beton bertulang yang biasanya dibuat pada bangunan rumah atau gedung, posisi sloof terdapat pada lantai satu atau lantai dasar. Inilah sebabnya kita jarang melihat bentuk sloof saat bangunan sudah berdiri tegak. Walau bentuknya tidak terlihat tetapi fungsinya sangat dibutuhkan dalam suatu bangunan.

Sloof juga berfungsi untuk memikul beban dinding, sehingga dinding tersebut berdiri pada beton yang kuat, sehingga tidak terjadi penurunan dan pergerakan yang bisa mengakibatkan dinding rumah menjadi retak atau pecah.

2. Kolom

Kolom adalah batang tekan vertikal dari rangka struktur yang memikul beban dari balok ( seperti yang kita lihat gambar diatas). Kolom merupakan suatu elemen struktur tekan yang memegang peranan penting dari suatu bangunan, sehingga keruntuhan pada suatu kolom merupakan lokasi kritis yang dapat menyebabkan runtuhnya (collapse) lantai yang bersangkutan dan juga runtuh total (total collapse) seluruh struktur.

SK SNI T-15-1991-03 mendefinisikan kolom adalah komponen struktur bangunan yang tugas utamanya menyangga beban aksial tekan vertikal dengan bagian tinggi yang tidak ditopang paling tidak tiga kali dimensi lateral terkecil.

Fungsi kolom adalah sebagai penerus beban seluruh bangunan ke pondasi. Bila diumpamakan, kolom itu seperti rangka tubuh manusia yang memastikan sebuah bangunan berdiri. Kolom termasuk struktur utama untuk meneruskan berat bangunan dan beban lain seperti beban hidup (manusia dan barang-barang), serta beban hembusan angin.

Kolom berfungsi sangat penting, agar bangunan tidak mudah roboh. Beban sebuah bangunan dimulai dari atap. Beban atap akan meneruskan beban yang diterimanya ke kolom. Seluruh beban yang diterima kolom didistribusikan ke permukaan tanah di bawahnya.

Kesimpulannya, sebuah bangunan akan aman dari kerusakan bila besar dan jenis pondasinya sesuai dengan perhitungan. Namun, kondisi tanah pun harus benar-benar sudah mampu menerima beban dari pondasi.

Kolom menerima beban dan meneruskannya ke pondasi, karena itu pondasinya juga harus kuat, terutama untuk konstruksi rumah bertingkat, harus diperiksa kedalaman tanah kerasnya agar bila tanah ambles atau terjadi gempa tidak mudah roboh.

Struktur dalam kolom dibuat dari besi dan beton. Keduanya merupakan gabungan antara material yang tahan tarikan dan tekanan. Besi adalah material yang tahan tarikan, sedangkan beton adalah material yang tahan tekanan. Gabungan kedua material ini dalam struktur beton memungkinkan kolom atau bagian struktural lain seperti sloof dan balok bisa menahan gaya tekan dan gaya tarik pada bangunan.

3. Balok

Balok juga merupakan salah satu pekerjaan beton bertulang. Balok merupakan bagian struktur yang digunakan sebagai dudukan lantai dan pengikat kolom lantai atas. Fungsinya adalah sebagai rangka penguat horizontal bangunan akan beban-beban.

Baca : Harga Cor Beton Bertulang Per M3

Apabila suatu gelagar balok bentangan sederhana menahan beban yang mengakibatkan timbulnya momen lentur akan terjadi deformasi (regangan) lentur di dalam balok tersebut. Regangan-regangan balok tersebut mengakibatkan timbulnya tegangan yang harus ditahan oleh balok, tegangan tekan di sebelah atas dan tegangan tarik dibagian bawah.

Agar stabilitas terjamin, batang balok sebagai bagian dari sistem yang menahan lentur harus kuat untuk menahan tegangan tekan dan tarik tersebut karena tegangan baja dipasang di daerah tegangan tarik bekerja, di dekat serat terbawah, maka secara teoritis balok disebut sebagai bertulangan baja tarik saja

4. Plat lantai

Plat lantai adalah bagian dari eleman gedung yang berfungsi sebagai tempat berpijak. Perencanaan elemen pelat lantai tidak kalah pentingnya dengan perencanaan balok, kolom, dan pondasi. Pelat lantai yang tidak direncanakan dengan baik bisa menyebabkan lendutan dan getaran saat ada beban yang bekerja pada pelat tersebut.

5. Ring balok

Ring balok atau ring balk adalah struktur yang diletakkan di atas pasangan batu dan bata. Fungsi ring balok adalah sebagai tumpuan konstruksi atap dan sebagai pengikat pasangan dinding batu bata bagian atas agar tidak runtuh.

Akhir kata

Demikian ulasan Mengenal Beton Sloof, Kolom, Balok, Plat Lantai Dan Ring Balok. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan Anda. Jika Anda membutuhkan beton cor untuk pengecoran Sloof, Kolom, Balok, Plat Lantai silahkan lihat informasinya pada laman artikel Harga Ready Mix. Terima Kasih, Salam.