Wed. Dec 7th, 2022

Reducer merupakan salah satu komponen fitting dari pemipaan yang berfungsi untuk mempengaruhi size dari pipa nya. Terminologi reducer, digunakan manakala pergantian berlangsung dari size bear ke size yang lebih kecil, yang bermakna di reduce atau di kurangi.

Kalau pergantian dari kecil ke besar, umumnya di namakan expander, sebab meng expand atau memperbesar. Namun pengunaan nama expand sepertinya tidak benar-benar familiar, orang lebih mengunakakan nama reducer baik dari besar ke kecil atau sebaliknya.

 

Perbedaan Eccentric Dan Concentric Reducer

Di dalam artikel perbedaan pemanfaatan eccentric dan concentric reducer telah banyak di singung, tetapi kali ini kami dapat coba sedikit mendetailkannya. Sebagai flash back, di reducer kami mengenal namanya eccentric reducer di mana ia segaris atau simetris, dan satu ulang kami kenal bersama dengan concentric reducer, ia tidak segaris centernya, tetapi pilih salah satu permukaan yang rata.

 

Penggunaan Top Flat Reducer

Top flat reducer digunakan manakala suction dari pompa Magnetic Flow Meter mengarah dari bawah. Atau terkecuali sesungguhnya suctionnya dari pipa horizontal, maka reducer yang digunakana adalah top flat. Apabila konfigurasi ini pada suction nya senantiasa di paksakan mengunakan bottom flat atau Concentric reducer, maka yang dikhawatirkan berlangsung adalah buble, udara terjerat pada sisi atasnya.

Lalu apakah yang sebabkan udara terperangkan pada pompa ini? apakah karen udara yang senantiasa berada di atas? Sehingga manakala kami mengunakan bottom flat pada pompa, udara dapat terkumpul di atasnya. Saya rasa tidak, barangkali pertimbangnya lebih ke aliran fluidanya agar tidak turbulence. Namun saya belum mampu memastikan, saya dulu membacanya cuma saya lupa di mana letaknya, lain peluang dapat coba saya perjelas.

Alasan Mengunakan Tipe Reducer Yang pas di Pompa

Kenapa kasus air poket (udara yang terperangkap) jadi penting? Udara yang terjerat mampu sebabkan suction tidak efektif, ruang yang mestinya diisi air malah diisi oleh udara terjerat yang mampu sebabkan pompa kekurangan kekuatan hisap. Disamping itu, udara yang terjerat tersebut mampu sebabkan kafitasi yang mampu merusak pompa.

Pertanyaan sederhana, kenapa kami mengunakan reducer pada pompa? Kenapa termasuk engga pompanya saja yang di gedein agar nantinya kami tidak perlu reducer?. Memang secara simple logika ini benar, tetapi mengunakan pompa bersama dengan diameter yang lumayan besar, maka diperlukan biaya yang lebih besar. So, salah satu jalanya adalah menggabungkan pompa yang suction nozzelnya lebih kecil, bersama dengan pipa yang tersedia, oleh maka dari itu digunakanlah Eccentric Reducer.

Salah satu penggunakan reducer excentrik type top flat, umumnya digunakan di steam trap outlet. Ia di letakan setelah steam trap valve sebelum akan ke open drain. Tujuaanya untuk memastikan bawah semua buangan yang mengandung kondensat, terbuang bersama dengan sempurna dan tidak tersedia yang balik ulang ke steam trap nya.

Penggunakan Bottom Flat Reducer

Pada umumnya, di dalam pipe rack mengunakan bottom flat, jarang yang mengunakan top flat. apa alasannya? sebab agar kondensat mampu mengalir sempurna ke titik terendahnya (tidak tersedia penghalang) di bawah pipa nya. Alasan kedua, ketika mengunakan reducer bottom flat maka ketinggian BOP (bottom of pipe) dapat sama, maka di supportnya pun dapat mudah.

Reducer Top Flat Yang digunakan di Pipe Rack

Namun tersedia kasus tertentu sebab mengunakan top flat, yakni ketika aliran di piperack nya merupakan dua arah. Kenapa alasannya? sebab alirannya dua arah, maka concern nya adalah tersedia udara yang berlangsung atau terjebak. Manakala udara tersedia dalam aliran, maka sesuai bersama dengan specific grafitinya, udara yang punyai berat lebih enteng dapat berada di atas.

Dengan ketika aliran itu mengarah ke bawah, ok udaranya pun dapat mengalir ikut ke bawah. Namun ketika alirannya ke atas. maka udara dapat terjerat di dalam pipa, hingga bersama dengan titik di mana ia tidak mampu lewat lagi, tebak di mana? di reducer bottom flat. Karena udara terjerat dan bila ia di diamkan jadi lama, maka udara ini dapat berpotensi menrusak pipanya, lama kelamaan dapat timbul korosi dan pada akhirnya leakage pada lasan. Tentu hal ini yang tidak di inginkan.

Baik saya dapat coba jelaskan bersama dengan gambar. Gambar di atas adalah sebuah konfigurasi pipa yang salah di mana di mengunakan eccentric reducer type bottom flat di aliran dua arah di pipe rack. Kita asumsikan aliran dapat mengalir dari A ke B. Ketika aliran tersebut tersedia udaranya, maka tidak tersedia kasus sebab udara dapat terbawa dan ikut jatuh hingga ke B (garis warna biru).

Namun ketika aliran itu berbalik, yakni dari B ke A. Maka bila tersedia udara, udaranya dapat terbawa hingga ke atas melewati elbow permata (dekat bersama dengan B). Sampai di sini udara dapat berada di atas, dan konsisten mengikuti aliran dari B ke A, alirannya senantiasa mampu masuk atau naik walaupun tersedia reducer, sama sekali mengecil. Tapi udaranya senantiasa berada di ujung reducer (di daerah diameter terbesar) dan ia terjerat disana. Kenapa? sebab diamter setelahnya kecil, jadi cuma aliran yang mampu masuk, udara senantiasa tinggal di sana sebab sisi inilah yang paling tinggi bagi udara. Di banding bersama dengan setelah reducer, maka sisi di sini yang lebih tinggi dan disinilah udara dapat senantiasa tertinggal. Sekalipun tersedia aliran ulang dari A ke B, udara di sini (di ilustrasikan bersama dengan garis elips warna hijau) dapat senantiasa tertinggal, sebab ia berada di atas maka ia tidak terdorong oleh aliran dari A ke B, sebab posisinya berada di atas.Pengecualian Top Flat Reducer di Pipe Rack
Untuk jarak atau routing pipa yang pendek, type top flat ini lumayan baik untuk aliran yang dua arah. Namun ketika pipanya lumayan panjang, maka rela tidak rela wajib mengunakan botom flat. Loh terkecuali mengunakan bottom flat bermakna tersedia udara yang terjerat ulang dong? gimana si, jadi ga berkelanjutan dong?

Bener, sesungguhnya tersedia barangkali udara terjebak. Tapi tidak lumayan hingga situ saja. udara yang terjerat tersebut mampu di keluarkan bersama dengan pemberian HPV, higt point vent. Konfigurasi yang mampu membiarkan udara, yakni di letakan pada posisi yang paling tinggi dari konfigurasi pipa.

Lalu kenapa tetap mengunakan atau memaksa bersama dengan bottom flat ketika aliran tersebut panjang? alasannya, layaknya yang dulu saya bahas di perbedaan pemanfaatan eccentric dan concentric reducer.
Ketika mengunakan top flat, maka dapat berlangsung perbedaan BOP, bottom of pipe, yakni permukaan pipa yang paling bawah di mana nantinya pipa dapat di support.

Kalau pipanya pendek, kami mampu mengunakan shim di sebagian tempat. Tapi terkecuali pipanya lumayan panjang, pengunaan shim plat yang benar-benar banyak tidak efektif, ulang termasuk jadi tidak rapih pipanya sebab wajib di ganjel.Semoga penjelasan singkat ini jadi menaikkan pemahaman berkenaan eccentric reducer top flat dan bottom flat

By Drajad