Sat. Aug 13th, 2022

Samsung udah lama anginberita.com bekerjasama dengan Qualcomm di tehnologi mobile, dan pasangan ini baru-baru ini umumkan interaksi yang diperlebar. Mereka tidak cuma bakal menjaga persetujuan lisensi paten mereka sampai akhir dasawarsa ini, tapi Samsung dapat memakai chip Qualcomm di bisa lebih banyak hpnya. Itu kemungkinan bermakna pembenci Exynos akan mendapat hasrat mereka untuk flagship Samsung global dengan Snapdragon, bukan Exynos.

Kebanyakan iterasi dari keluarga Galaxy S udah bercabang — di Amerika Utara, mobile-phone ini memercayakan chip Qualcomm Snapdragon ARM terakhir. Contohnya, seri Galaxy S22 teranyar punyai Snapdragon 8 Gen 1. Tapi, model global flagships Samsung umumnya memakai chip Samsung Exynos terakhir — adalah Exynos 2200 buat S22. Chip ini mempunyai kombinasi CPU yang hampir mirip dengan Cortex X2, tiga Cortex A710s, dan empat Cortex A510s. Buat argumen apa saja, chip Samsung tidak berperan dengan bagus, serta GPU Adreno Qualcomm menguasai Xclipse 920 berbasiskan RDNA2 di Exynos.

Kooperasi yang anyar dikabarkan masih rada kabur, serta Samsung tak secara eksplisit kolomupdate.com mengonfirmasi kalau mereka buang Exynos. Tapi, itu pastinya kedengar semacam itu. Waktu panggilan penerimaan Qualcomm, CEO Cristiano Amon menulis kesepakatan itu bermakna jika Samsung dapat “memperlebar pemanfaatan basis Snapdragon untuk produk Samsung Galaxy premium masa datang secara global.” Ini mulai berlakunya tahun kedepan, benar ketika waktunya untuk Galaxy S23.