Fri. Dec 9th, 2022

Samsung udah lama koneksiberita.com bekerjasama dengan Qualcomm pada tehnologi mobile, dan pasangan ini baru-baru ini memberitakan jalinan yang diperlebar. Mereka bukan hanya akan membela persetujuan lisensi paten mereka sampai akhir dasawarsa ini, akan tetapi Samsung akan memanfaatkan chip Qualcomm di makin banyak telpon selulernya. Itu kemungkinan bermakna pembenci Exynos bakal mendapati impian mereka buat flagship Samsung global dengan Snapdragon, bukan Exynos.

Kebanyakan iterasi dari keluarga Galaxy S udah bercabang — di Amerika Utara, mobile-phone ini mempercayakan chip Qualcomm Snapdragon ARM terkini. Contohnya, seri Galaxy S22 terakhir punyai Snapdragon 8 Gen 1. Akan tetapi, variasi global flagships Samsung rata-rata memanfaatkan chip Samsung Exynos terkini — ialah Exynos 2200 buat S22. Chip ini punya kombinasi CPU yang hampir mirip dengan Cortex X2, tiga Cortex A710s, serta empat Cortex A510s. Untuk argumen apa saja, chip Samsung tak memiliki fungsi secara baik, serta GPU Adreno Qualcomm memimpin Xclipse 920 berbasiskan RDNA2 di Exynos.

Kerja sama yang baru diinformasikan masih lumayan kabur, dan Samsung tidak secara eksplisit puncakpopuler.com memverifikasi kalau mereka buang Exynos. Tapi, itu pastilah kedengar begitu. Sepanjang panggilan penerimaan Qualcomm, CEO Cristiano Amon mendata persetujuan itu memiliki arti jika Samsung bakal “memperlebar pemanfaatan basis Snapdragon buat produk Samsung Galaxy premium hari depan secara global.” Ini mulainya berlaku tahun depannya, cocok ketika waktunya untuk Galaxy S23.